Keris or Malay dagger is one of renowned weapons among the Malays. Making a superb keris requires great skills that come from years of learning and practice.
Pengalaman membuat parang dan pisau secara sambilan lebih enam tahun lalu digunakan sebaik mungkin untuk beralih arah kepada pembuatan keris kerana dirasakan lebih sesuai dengan jiwa Tajuri.
Ratusan koleksi benda pusaka atau tosan aji dengan harga bervariasi dipamerkan dan dijual di Pameran Keris dalam rangka memperingati HUT Museum Keris di Solo. Pameran diikuti 25 kolektor benda pusaka dari berbagai daerah.
Para pakar Perkerisan menyebutkan bahwa ada banyak sekali jenis keris yang beredar dimasyarakat, untuk meneliti isi atau tidaknya suatu keris tersebut masih sulit untuk dibuktikan.
Cara memilih keris yang cocok dan sesuai kebutuhan seolah tampak gampang. Namun, sebenarnya ada hal mendasar yang menentukan keris itu bisa bermanfaat atau tidak.
Keris or dagger is one of the Malay traditional weapons that represent various cultural symbols, such as pride and power. In Malaysia, one of the famous wood carvers for keris is Norhaiza Noordin ,who had received recognition as Adi guru kraf (Master…
Keris adalah senjata tradisional yang memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi bagi bangsa Indonesia. Keris tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk membela diri atau menyerang, tetapi juga sebagai simbol kekuasaan, martabat, dan…
Keris atau curiga, kadga, suduk, wangkingan, dhuwung dibuat oleh seorang pandai besi yang disebut empu. Secara keseluruhan keris dan warangkanya akan tampak kesatuan yang harmonis antara seni pahat, seni ukir, dan seni patung. Penelitian ini akan…
Keris merupakan sebuah senjata yang sangat populer di Pulau Jawa. Keris diperkirakan sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak abad ke-9. Hal ini dibuktikan dari beberapa cerita tradisional seperti Ken Arok dan Ken Dedes, yang menyebutkan senjata…